RSS

Teknologi mengerti Anda… atau Anda mengerti teknologi?

19 Jul

“Mbakyu-ku yang satu ini memang aneh deh?!”

“Di mana-mana orang lebih bisa mengoperasikan ponsel dibanding komputer..!!!”

“Masak sih ?!”, jawab saya menanggapi komentar adik bungsu.

Memang, sejak sedikit bisa nge-blog dan internet-an.. saya lebih merasa asyik berkomunikasi dan mencari informasi melalui media satu itu. Apalagi sejak jejaring sosial mewabah, saya sempat terbawa arus… siapa sih yang tidak kegirangan bertemu teman-teman lama yang sudah puluhan tahun putus komunikasi ?!🙂

Bukannya tidak pingin up-dated, jujur saya sebelumnya pun sering ngiler juga melihat selular terbaru yang terus menerus bermunculan. Tapi buat apa juga ya, kalau hanya buat gaya-gayaan saja. Sebagai seorang Ibu rumah tangga sepertinya saya tidak terlalu membutuh selular yang canggih. Komunikasi sehari-hari tidaklah terlalu intens. Kalaupun butuh informasi yang up to date, dengan browsing dari PC rasanya sudah cukup.

“Bagi Pin-nya dong Jeng, biar lebih seru kita komunikasinya…”

“Ups, ponselku tidak perlu pakai pin jeng masih setia dengan ponsel merk lama nih”

Kalimatnya tampak berdalih, siapa sih yang tak ingin memiliki gadget yang sangat popular itu ?? Dari anak SD sampai orang tua semua terkena demam menggunakannya. Ehmm…

“Mau ponsel yang model bagaimana Mbak, aku ada rejeki nih ?!”, suara salah satu adik yang tinggal di kota Batam via telepon setahun lalu.

“Subhanallah, apa ya? Terserah deh, yang penting merknya seperti biasa…”

“Tidak ingin selular yang sedang trend itu ??“

“Tidak usah !” sahut saya lagi.

Saat ditawari ponsel jenis itu memang spontan saya menolak. Selain karena alasan takut ketagihan dan dicela anak- anak, ditambah belum lama saya pernah membaca artikel mengenai jenis ponsel yang sangat mewabah itu. Entah mengapa, artikel itu malah mempengaruhi saya untuk tidak ingin memilikinya :p

Dan alhamdulillah, sebuah perangkat mobile berteknologi yang katanya termasuk kategori ponsel internet tablet menjadi milik saya. Duh, perangkat ini terasa asing sekali.. Awalnya bingung memakainya, saya hanya mampu menggunakannya untuk menelepon dan sms-an. Rasanya sayang banget, makanya saya coba bertanya ke teman-teman lain, dan ternyata belum pernah juga ada yang tahu. Saat itu memang terkesan belum pernah melihat orang memakai ponsel type tersebut, bisa jadi karena belum masuk pasar Indonesia waktu itu.

Sebenarnya kalau saja disuruh memilih dengan harga segitu, lebih ingin saya belikan laptop atau netbook.. hiks. Tapi, namanya juga di kasih ya..🙂

Saya merasa perangkat ini lebih seperti sebuah komputer genggam. Hal ini membuat saya harus mempelajari fungsi program-program yang ada agar lebih optimal menggunakannya. Awal memakainya sempat panik dan norak. Bahkan pernah sekali coba pakai, dalam sekejab habis deh pulsa perdananya.. entah korban iklan promo “paket internet murah” atau karena memang tidak tahu cara pakai ponselnya 😀.

Namun lama-lama seru juga, karena sudah lebih familiar dan mengerti harus pakai provider apa. Dan benar, akhirnya sempat juga dikomplain anak-anak karena kalau sedang keasyikan on-line katanya susah diajak bicara…hehehe.. .(maaf ya, anak-anakku tersayang…)

Walaupun masih banyak program yang belum bisa saya pahami untuk dioperasikan, namun hal ini justru memicu saya semakin ingin tahu dan mempelajari kelebihan program yang terdapat di perangkat ini.

Bukankah jenis perangkat seperti ini sesuai dengan harapan? Akan lebih seru jika slogan iklan salah satu ponsel yaitu “Teknologi yang mengerti anda!” berubah menjadi : “ Anda lebih mengerti teknologi !!” hehehe…

Masak sih harus gagap teknologi terus- terusan, setidaknya bisa mengimbangi kemampuan anak- anak yang semakin besar dan mengerti dunia luas melalui internet.

Beberapa kali bertandang di rumah salah seorang sahabat yang memiliki usaha online shop, saya jadi berpikir bagaimana agar kemudahan teknologi yang saya miliki menjadi lebih mendatangkan manfaat. Selain berbagi ilmu dan pengalaman dengan bersilaturahmi, mengapa tidak menjadikannya sebagai media berbisnis? Terlintas kembali pengalaman bisnis rumahan saya 3 tahun lalu. “Mengapa tidak saya rintis lagi ya?” .

Semangat ini makin berkobar setelah banyak melakukan survei di sana-sini. Tekad sudah dibulatkan: “Bisnis online menjadi pilihan saya !!!” meneruskan mengejar cita-cita yang tertunda. Jadi, mengapa harus ditunda lagi ya? ACTION !!!

Pada akhirnya, selama semangat belajar dan memperkaya diri dengan ilmu pengetahuan itu masih bersemayam di dada kita, ternyata Teknologi Mobile bukanlah sesuatu hal yang sulit untuk dipahami. Dan akan jauh lebih bernilai jika kita bisa mengaplikasikan dan menggunakannya untuk hal yang bermanfaat .

Dan alhamdulillah, saya telah mulai membuktikan. Berkat kecanggihan perangkat tadi, sekarang berbisnispun tidak harus hanya duduk manis menjaga barang dagangan seharian penuh. la telah membantu kita untuk tetap bisa mobile menerima orderan ataupun sebaliknya berbelanja produk yang kita pasarkan. Hemat waktu, hemat energi dan hemat biaya !!!

“Heran deh, ibu ini kok online sampai 24 jam sih?” salah satu komentar via chat yang sering saya terima dengan kalimat senada.

“ Memang tidak pernah tidur ya?!”

“ Hehe, ini online di ponsel kalau tidak dimatikan ya online terus !”

Tentu saja itu hanyalah salah satu alasan, karena di bisnis online kita selalu tidak ingin kehilangan momentum dari calon pelanggan, sekaligus demi Servis dan Kenyamanan mereka. Kapanpun, di manapun bisnis harus tetap berjalan !!!

Dan yang lebih penting bahwa dengan bisnis seperti ini, saya berharap tidak akan meninggalkan kewajiban sebagai seorang Ibu dari 3 permata hati yang merupakan amanah terbesar dari-Nya. Insyaallah, kita tetap akan bisa mengawasi dan memberikan perhatian terbaik bagi mereka.

Menjelma menjadi “Ibu rumahtangga Profesional !!!”, tidak ada yang tidak mungkin bukan ?? Tetap Menjalin silaturahmi yang bermanfaat, Memaksimalkan peranan sebagai seorang Ibu bagi anak-anaknya, serta tetap Menghasilkan Karya ! Dan itu semua ada dalam genggaman🙂

Dengan kata lain, usaha on-line shop tetap bisa dilakukan: Kapan saja, Di mana saja dan Oleh siapa saja… (pinginnya sih ada yang bilang : “Anda adalah Ibu yang mengerti Teknologi !!!”)

Alhamdulillah… semoga berkah.. .

Amiin.

 
12 Komentar

Ditulis oleh pada 19 Juli 2011 in Seputar diri

 

Tag: , , ,

12 responses to “Teknologi mengerti Anda… atau Anda mengerti teknologi?

  1. Mabruri Sirampog

    19 Juli 2011 at 9:56 AM

    memiliki sesuatu jg harus tau akan manfaatnya, terutama buat diri sendiri dulu… percuma saja punya gadget mewah kalau kurang bermanfaat, atapun cuma sekedar ikut trend aja. Terserah sih bagi mereka yg mungkin memilki dana lebih, tp bagi yg pas2an, kaya saya misalnya, wah kudu mikir2 dulu., hehehe

     
    • dwiewulan

      19 Juli 2011 at 11:42 AM

      bener.. saya punya jg karena gratis tis tis… hehe

       
  2. Akhmad Muhaimin Azzet

    21 Juli 2011 at 7:27 AM

     
    • dwiewulan

      25 Juli 2011 at 6:23 AM

      jazakallah pak ustadz… bln ramadhan sdh banyak berbagi..ilmu dan pengalaman..semoga penuh berkah…:)

       
      • Akhmad Muhaimin Azzet

        28 Juli 2011 at 2:37 AM

        sama-sama mbak, semoga bermanfaat di dunia dan akhirat. Ohya, ke alamat manakah saya harus mengirimkan hadiahnya? Mohon berkenan mengirimkan alamat ke email: amazzet56@yahoo.com

         
      • dwiewulan

        28 Juli 2011 at 6:24 AM

        alamat saya : Jl. Kh.Ridhi No.14 Rt 05/02 Pondokjaya Cipayung Depok Jawabarat 16431
        an . Dwi E. Wulandari

        Makasih sebelumnya ya ust..:)

         
  3. Akhmad Muhaimin Azzet

    29 Juli 2011 at 3:46 AM

    Alhamdulillah…, sama-sama, saya juga makasih banyak atas alamatnya. Insya Allah besok pagi buku akan saya kirim melalui Pos Indonesia. Semoga buku tersebut bermanfaat.

     
  4. baju wanita

    23 Agustus 2011 at 11:37 AM

    wah aku sih ngga ngerti masuk yang mana. yang penting aku bisa ke sini..🙂

     
  5. rangtalu

    8 Oktober 2011 at 5:01 AM

    ..anda adalah ibu yang mengerti teknologi…
    he

     
    • dwiewulan

      29 November 2011 at 3:23 PM

      hehe.. pinginnya…

       
  6. Kontraktor

    8 Desember 2011 at 9:49 AM

    wah kyanya saya tertinggal oleh teknologi tuh, jd agk sedikit gaptek..hehehe

     
    • dwiewulan

      1 Januari 2012 at 7:58 AM

      hehe… sama dong….🙂
      salam

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: