RSS

Pilihanmu

07 Jun

Bu, punya kenalan seorang psikiater gak? Atau pernah gak ibu  konsultasi? Ada referensi yang Ok kah?

Kalo saja yang bertanya adalah orang yang tidak begitu kukenal atau memang seseorang yang  memang kuanggap memerlukannya… bisa jadi reaksiku akan biasa saja…

Buat siapa sih?dirimu? yang bener? Serius?  Gak salah?…:-p

Beneran deh , rasa heran  yang amat sangat , gimana gak! Mengingat profilnya, siapa sih yang percaya … selama ini justru orang kalo ada masalah mestinya konsultasi sama dia termasuk diriku… dengan latar belakang pendidikan dan ilmu  dia miliki itu…  kurasa justru beliau lah yang pantas menjadi rujukan untuk tempat konsultasi..🙂

“ Jeng , bukannya mengecilkan profesi psikiter, tapi kurasa dirimu gak butuh  deh , karena jawabannya pasti tak akan berguna untuk dirimu “ begitu jawabku saat itu.

“Kamu hanya butuh recycle bin sayang… tell me lah…” sok menawarkan diri …  hehehe

Manusia tetap manusia, setinggi apapun ilmunya, tetap membutuhkan seseorang untuk bisa membantu mengatasi problem pribadi… barang kali itu kesimpulan sederhananya yaach….

Muntahin lah, dengan cara apapun, menangis, teriak, ngomel kalo perlu, yang penting bisa tersalurkan beban itu….

Ini saran standar yang sering disampaikan orang , tapi kurasa emang itu solusi praktisnya…

Perkara hasil, kayaknya tergantung pribadi itu menyikapi suatu problem…

Walau memang , selalu butuh solusi konkrit

Tapi kalo soal hati dan rasa  ???.. hmmm kurasa pihak luar hanya bisa kasih pandangan doang… yang  bisa memutuskan  tentunya yang menjalankan….

Percakapan dua minggu lalu itu baru kemarin ku dapat jawabannya hari ini…

Dari ngomongin soal bisnis, eeh tau tau keluarlah  cerita itu, emosi itu, beban itu, uneg uneg itu, begitu saja mengalir dengan deras, sederas air matanya… hmmm… belum pernah beliau seperti itu….

…. Surprise… seperti melihat sisi gelap seseorang yang  kulihat selama ini sebagai seorang yang prefek, dalam ilmu , pandangan hidup dan  pola hidupnya.. hmmm.. ada yang salah…???  Bukan kah semua orang pasti punya sisi tersembunyi itu… akupun punya… hehehehe ( bangga pula ..:))

Jadi  semakin mengerti, semua masalah itu tidak perlu dipandang sebagai masalah ya gak sih???

tapi ndak semua bisa melakukannya kan…. Tidak kali ini untuk nya… L

Yang  pasti , Aku tidak melihatnya sebagai suatu kesalahan, pun ketika beliau berucap, bahwa itu sebagai cobaan dari Allah SWT, justru  aku melihatnya sebagai suatu anugerah yang diberikan untuknya, yaitu berupa kesempatan….

Apaan siih?? Ribet amat!!..hehehe…

Ini masalah umum say… jodoh!!…he3

Specialnya  adalah …

Ketika seseorang  sudah pada titik puncak pencarian, dari standar nilai 10  dan kemudian menurunkannya  hingga ke titik nol melenceng  bahkan ketitik minus… gubraakkk!!!

Apakah itu suatu keputusasa-an ataukah kepasrahan???

Entahlah….

Kesalahannya adalah, seorang wanita kadang suka terjebak dengan standar umum criteria calon pasangan  yang kelak menjadi pendamping, seperti baik, setia, berpenghasilan tetap, jadi imam dalam keluarga, dll.

Tapi seringkali  mengesampingkan  perlunya melihat sisi dirinya, memangnya standar untuknya mesti seperti itu??? Hmmm…

Standard  tanpa kaca..(kombinasi kalimat yang aneh ya??? J)

kaca disini maksudnya instropeksi diri, selalu belajar melihat diri sendiri sebelum menyampaikan penolakan… hehehe..

Karena….

Pada akhirnya, apabila ada beberapa calon yang hadir sering kalo tertolak dengan ke keukeuhannya itu… hmmmm nanti pada satu titik toh setelah dikejar usia.. diturunkanlah syarat syarat itu. Dan ketika Allah memberinya  kesempatan  untuk mengenal seseorang  yang 180 derajat berbeda dengan kriterianya.. syok?? Tapi campur putus asa? Fuiih…

Kok tulisannya jadi kayak gregetan ya??? Maap dehh…emang rada gemes soal gini…hi hi…

Lanjut yaah…

Apakah kesempatan itu bisa dikategorikan musibah…??? Dan beranggapan Allah sedang memberikan cobaan.  Boleh sih…

Tapi  aku justru melihat sisi positifnya deh… itu bisa dilihat sebagai anugerah… kenapa??

Bukankah baik menurutmu belum tentu baik menurut Allah??? Kenapa tidak memandangnya seperti itu dulu???

Pada akhirnya, kita akan bisa bersyukur, bisa jadi memang yang begitu lah yang sesuai dengan diri kita, sesuatu yang kita benci disodorkan supaya kita pandai menyukai  ciptaan Allah yang  lain bukan???

Bukankah itu bisa menjadi suatu kenikmatan,…???

Bisa jadi dengan kasus saudariku itu, beliau dengan segala kemampuan dan kelebihannya plus tingkat kedewasaan yang sudah cukup, pada awalnya  tidak mendapatkan seseorang yang bisa dianggap imam dalam keluarga, bukankah karunia yang dimiliki itu bisa bermanfaat bagi pasangannya…???

Apakah salah kalau pada awalnya, si istri yang mesti membimbing suami…. Bukankah Allah sangat amat menghargai niat baik manusia, kenapa manusia menghakimi dengan merasa sudah menjadi orang baik dan mengabaikan orang yang ingin menjadi baik dan kembali ke jalanNYA…

Belajar melihat  dan menerima ciptaannya dari latar belakang yang berbeda , orang baik dan buruk,  rasanya tidak ada ruginya… karena semua adalah ciptaanNYA… semakin banyak yang kita kenal dan mengerti, maka akan semakin bijak kita dan objektif dalam menghadapi apapun… Tanpa mengabaikan akal sehat dan Doa tentunya bukan??

Bukankah yang kuasa membolak balikkan hati manusia adalah Allah SWT…?

Bukankah  wanita yang baik diciptakan untuk mendapatkan pasangan pria yang baik…?

Bukankah ukuran baik tidaknya untuk diri kita  seharusnya kita serahkan padaNYa…..? bukan hanya kacamata kita sendiri?

Bukankan perkara akan menjadi sulit terpecahkan karena kita menganggapnya sulit…?

Uneg uneg yang semoga tidak bikin neg…

Karena ini bener2 pendapat pribadi, tanpa merujuk apapun… hanya kata hati….🙂

 
22 Komentar

Ditulis oleh pada 7 Juni 2010 in Emosi diri

 

Tag: , , , , , , , ,

22 responses to “Pilihanmu

  1. setitikharapan

    7 Juni 2010 at 3:14 PM

    heheheh..untuk jodoh kan sudah Allah jelaskan dalam Al-Qur’an, wanita baik untuk lelaki baik, dan wanita buruk untuk laki-laki yang buruk.. Memang bener sebelum kita mematok syarat, ada baiknya kita melihat diri kita.

     
    • dwiewulan

      11 Juni 2010 at 7:32 AM

      yups…. penting untuk muhasabah dan berkaca diri…
      sudah cantikkah… eh sudah baik kah saya???? hehe

       
  2. zauj ana

    9 Juni 2010 at 6:01 AM

    hidup adalah tantangan…mmang benar sesuatu yang baik akan mndapatkan yang baik tapi dalam hal pernikahan ada sebagian orang yang justru trtantang mncari pasangan biasa biasa saja untuk dibina…katanya kalau sudah jadi kurang seru…so…apa pun yang ada didpan kita hadapin aja…baik buruk ukurannya quran dan sunah…kalau Allah bekhendak smuanya bisa berubah…

     
    • dwiewulan

      11 Juni 2010 at 7:21 AM

      begitulah seharusnya….
      tinggak siapin mentalnya… he3
      makasih dah di intip blog saya…salam

       
  3. ummurizka

    11 Juni 2010 at 8:56 AM

    Jika semua pengen suami yang sempurna..yang ga sempurna untuk siapa he…🙂

     
  4. dwiewulan

    11 Juni 2010 at 9:09 AM

    terkadang pas dah merasa dapat orang yg sempurna ditengah jalan tau tau jadi ajaib juga …. hehehe
    Allah kan yang membolak balikkan hati…. yang preman bisa jadi ustadz..yang alim bisa jadi preman juga…. wallahu’alam

     
  5. semut

    11 Juni 2010 at 10:20 AM

    yang ngak sempurna suruh kelaut aja…banyak ikan yang membutuhkan…atau kehuiutan…harimau pada lapar…

    hati senantiasa labil …jagalah selalu agar tak ternoda dengannya akan memancarkan firasat yang benar…saling mengingatkan dalah salah satu bentuk penyempurnaan. kita budayakan amar makruf nahi mungkar yuk…

     
  6. Kakaakin

    17 Juni 2010 at 11:25 AM

    Wow😯
    Tulisan ini langsung menampar ke mukaku!
    Tenang, Sist… bekasnya nggak meninggalkan bekas merah di pipi kok…
    Tapi langsung meresap ke dalam… relung hatiku😀

     
  7. dwiewulan

    18 Juni 2010 at 10:22 AM

    alhamdulillah kalo ngresep… nglepas uneg2 aja..karena sering di curhatin temen temen yang berniat menjalankan sunnah rosul tapi belum terlaksana….
    semoga jeng akin… cepat2 di beri kemudahan ya… amiin

     
  8. Alrisblog

    14 Juli 2010 at 4:21 PM

    Tidak ada yang sempurna. Keberanian untuk menerima ketidaksempurnaan, itulah tantangan hidup yang harus ditaklukkan.
    Salam,
    http://PakOsu.wordpress.com/

     
    • dwiewulan

      21 Juli 2010 at 1:18 PM

      siiip…. itulah hidup
      makasih pak osu…

       
  9. ummurizka

    15 Juli 2010 at 9:05 AM

    ditunggu updetnya mbak…

     
  10. yani

    18 Juli 2010 at 12:17 PM

    jodoh merupakan rahasia yg mendebarkan bagi setiap manusia. Allah SWT lah yg Maha Mengetahui yg terbaik untuk hamba-Nya, dan sejak ditiupkan nyawa, sudah ditentukan siapa jodoh tuk masing2 orang. berusaha menjadi orang yg baik saja, insyaAllah jodoh yg disiapkan itu baik juga🙂

     
    • dwiewulan

      21 Juli 2010 at 1:16 PM

      yup terimakasih resume dan masukannya mba yani… salam

       
  11. catatanketuk

    20 Juli 2010 at 1:40 PM

    salam kenal ya sista,wah tulisanya bagus juga,penuh makna,
    di tunggu kunjungan balasan

     
    • dwiewulan

      21 Juli 2010 at 1:15 PM

      salam kenal juga..terima kasih dah di kunjungi..semoga bisa memberi inspirasi…
      insyaAllah ku balas…:)

       
  12. catatanketuk

    21 Juli 2010 at 2:22 PM

    jelas to aku kunjungin selalu sista,ada yang baru dak ni aku mau baca

     
    • dwiewulan

      12 Agustus 2010 at 12:31 AM

      belum ada.. tau niih ..
      banyak inspirasi tapi kurang waktu… hehe

       
  13. monda

    25 Juli 2010 at 4:21 AM

    belum update lagi mbak?

     
    • dwiewulan

      12 Agustus 2010 at 12:32 AM

      belum mbak monda
      aduuh tau niih… tyt menjadi IRT lebih sibuk dari pada jadi pekerja..hiks

       
  14. Kita

    9 Agustus 2010 at 7:30 AM

    🙂🙂🙂 … Senyum ceria menyambut Ramadhan yang mulia,😀
    ^.~ Setitik kekhilafan di setiap detik waktu yang telah berlalu, semoga berujung saling memaafkan yaa…🙂

    Salam silaturrahim di penghujung Sya’ban,

     
    • dwiewulan

      12 Agustus 2010 at 12:33 AM

      salam silaturrahim jg
      terimakasih kunjungannya..
      InsyaAllah nt link nya saya simpan..biar nyambuung terus… amiin

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: