RSS

Katanya sih belahan jiwa….

12 Mar
Maka nikmat Tuhan yang mana lagi yang kita dustakan!!

Maka nikmat Tuhan yang mana lagi yang kita dustakan!!

Pernah gak terpikir dan terlintas dalam hati, kita mengharapkan seseorang yang tepat untuk diri ?

Idih siapa juga yang enggak … hehehe

Pasti pernah lah ya! Bisa jadi sering , hmmm

Apalagi ketika kita suatu waktu dalam kondisi merasa sendiri butuh teman bicara dan berbagi…. Atau kata lainnya kesepian… ? hiks

Sebagian besar akan berpikir itu berhubungan dengan pasangan hidup…. Tapi apakah hanya itu yang bisa disebut belahan jiwa? ini kata kata yang lagi trend … tapi kesan nya agak lebay ya…biar deh🙂

Bisa gak sih yang di bilang belahan jiwa itu ,orang tua, saudara, anak, atau sahabat? ,

Secara kodrat memang kita hidup mesti berpasangan laki laki dan perempuan…

Secara naluriah… kita mencari orang yang tepat untuk menjadi pendamping …. Disini orang sering terjebak… yang namanya belahan jiwa ya hanya satu satunya…. Masa sih..?

Pernah gak terpikir… dalam kurun waktu tertentu.. pilihan itu akan berubah dan berganti?? Dengan bertambahnya usia , pengalaman hidup, ilmu yang bertambah, lingkungan yang berubah, orientasi hidup yang mengalami pergeseran karena pergaulan, tentunya criteria nya akan mengalami pergeseran …

Pernah gak terpikir… hari ini dan besok bisa jadi kita mengharapkan seseorang yang berbeda … ?

Semasa muda, kita punya criteria standar, menurut memikiran yang masih standar pula, ganteng, cantik, baik hati, jujur… tak terpikir standar material lain, begitu menginjak dewasa,, tentu unsur kemapanan mulai masuk dalam kriteria, begitu menginjak ke usia kemapanan,kriteria ketenangan jiwa mulai masuk dalam paket …

Jadi mohon maaf , bagi orang yang masih mencari dalam usia yang sudah mapan, maka akan semakin kesulitan mendapatkan pilihan itu… kenapa? Pilihannya pasti akan lebih banyak persyaratan , pemikiran dan logika … semoga yang realistis aja yah….;)

Bisa jadi ketika waktu remaja kita mencintai seseorang seolah olah dialah cinta sejati, tak bisa kelain hati.. hiks. Tapi begitu menikah atau di pertemukan dalam usia dewasa, bisa jadi akan timbul pemikiran , atau menjadi terheran heran, kok bisa ya dulu suka sama dia, kok bisa ya orang kayak dia bisa membuat kita berharap banyak dan menyita waktu dan pikiran? Dan banyak sekali pertanyaan yang tak terjawab…

Dan pada kenyataannya adalah.. no body perfect… !!!:-p

Pernah gak terpikir atau bahkan mengalami… kita bisa berkomunikasi dengan seseorang dan mendapatkan soul atau suasana yang menenangkan hati dan menyenangkan.. seolah olah dia bisa mengisi ruang yang kosong? Yang justru sepertinya tidak didapatkan dari orang yang seharusnya (pasangan) ? Apakah kita harus berfikir “inikah soulmateku yang lain?” .. fuiiihh… gubrakkkk !!! :-d

Kalo tidak cepat pasang rambu rambu dan berpikir positif, wah wah… disini nih sering kali bisa terjadi awal perselingkuhan .. hehehe… bisa kah di hindari ?? .. Tentu bisa !

Kalo boleh menyimpulkan niiih..

Setiap orang butuh teman berbagi , sharing & caring. Dan itu bisa di dapat dari siapapun pilihannya, orang tua, anak, suami dan sahabat terakhir terapis kali ya… hehehe🙂

Tapi siapakah yang paling tepat? Mestinya pasangan yah! Kalo sulit?

Yah, orang terdekat memang akan menjadi sangat sulit untuk diajak berbagi, ketika timbul suatu permasalahan berat untuk dipecahkan, karena sama sama terbebani untuk memikulnya. Sehingga pada saat berkomunikasi sering kali timbul konflik yang tidak perlu.

Jadi terkadang memang dibutuhkan seseorang diluar sana yang bisa menjadi tempat sampah, sebagai tempat mengeluarkan unek unek dengan atau tanpa solusi…

Berbagi dengan orang lain, dengan atau tanpa membicarakan permasalahan, setidaknya bisa memberi pencerahan suasana hati… ya bersosialisasi gitu !… banyak cara, banyak jalan dan banyak pilihan… terserah ! hanya saja .. harus pandai menentukan dan selalu ingat rambu rambu saja…

berdasarkan pengalaman seringnya berkomunikasi dengan beberapa teman , sharing pengalaman dan cerita sana sini,…

Keterbatasan waktu dan ruang untuk berkomunikasi dengan pasangan ternyata adalah sumber masalah mengapa orang merasa kehilangan soul atau kehilangan makna …atau apalah istilah yang tepat.

Sementara kemajuan tehnologi dan alat komunikasi disamping membantu mengatasinya ternyata bisa menjadi media pemicu situasi itu semakin berkembang…

Gak semua orang sih… tapi.. karena alat komunikasi selalu dalam genggaman. Seolah olah orang –orang terdekat seperti anak dan istri pun ada dalam genggaman. Toh tinggal menggerakkan jari untuk beberapa huruf, sudah cukup untuk sekedar menanyakan , ada dimana, sudah makan belum atau pertanyaan standard lainnya yang cukup memberikan ketenangan. Adakah kalimat kalimat bersenda gurau dan berhaha hi hi dengan pasangan disela sela kesibukan hari kerja ?? Ada sih, walau tidak intens! Dan yang terpikir… toh nanti dirumah bisa, atau nanti pas weekend kan bisa di puas puasin… kaliii!!! Hehehe… manusiawi lah…🙂

Dan kita sebagai mahluk social tetap butuh berinteraksi dengan orang lain kan? Hanya saja sering mengabaikan masalah porsi….

Awalnya suka merasa heran, kok bisa ya orang asyik banget, ngobrol seru seruan berhaha hihi atau ngobrol serius dengan media apapun, secara langsung tidak langsung hingga bisa mengabaikan orang disekitar.

Tapi pada suatu ketika mencoba, ternyata memang berbeda dan terkadang melenakan. Kenapa?

Hmmm.. kurasa karena hubungannya dengan beban komunikasi tadi. Kalo kita berkomunikasi dengan teman, cerita2, curhat , melepaskan uneg2  beban terasa ringan, sementara pihak lawan bicara biasa biasa aja  ndak merasa terbebani karena dia diluar area permasalahan. Kasih pendapat,  atau sekedar memberi ungkapan prihatin selesai!!… eperi bodi hepi🙂. Kalo ke pasangan misalnya… wah wah.. belum tentu kan situasinya sesederhana itu….:)

“ Pak, kira kira dirimu tuh soulmateku bukan ya?”.. tanyaku pada suami..(halah pertanyaan lebay ya?)

“ I’m your soulmate who sent by God, dear ”, jawab nya

“ Kok kadang gak ngrasa ya? “, lanjutku ..iseng.

“ Teruslah belajar untuk mencintai seseorang yang telah dikirimkan Allah SWT , yang InsyaAllah adalah terbaik “ jawabnya…

hmmm boleh juga!! …. bijak!

Setidaknya menjadi lega… itu pemikiran beliau untukku… hi hi hi ..

Yups, baik menurutmu belum tentu baik menurut Allah, demikian sebaliknya.

Andaikata semua orang bisa menyikapi hal ini dengan baik, itulah hidup, itulah ujian…tidak ada yang sempurna,aku, kamu dia,mereka…semua hanyalah manusia biasa ….. terkadang banyak mencari, dan mencari, padahal sudah ada tepat dihadapannya… yang di kirim Allah SWT..yang berbaik…

Perkara , siapa orangnya? Kok dia sih ? atau nantinya ada pengganti , hanya Allah yang Maha Tahu, dan sudah tertulis di lauh mahfuzh…

“fabiayyi alai rabbikuma tukadziban”

(Maka ni’mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?).

KESEMPURNAAN HANYA MILIK ALLAH SEMATA …..

Masih mencari Belahan jiwa… ??? Percaya pada pilihanNya… InsyaAllah yang terbaik…. amiin

( sekedar unek unek.. yang rada ribet… hehehe )

 
8 Komentar

Ditulis oleh pada 12 Maret 2010 in Emosi diri

 

8 responses to “Katanya sih belahan jiwa….

  1. mama 3S

    12 Maret 2010 at 10:25 AM

    Apa yang terbaik adalah yang diberikan oleh Allah swt…

     
    • dwiewulan

      12 Maret 2010 at 11:01 AM

      InsyaAllah Amiin ya Allah…
      tx bu dah ikutan sharing..🙂

       
  2. Rama

    12 Maret 2010 at 10:22 PM

    Bisa jadi kita membenci sesuatu, padahal Allah menjadikan
    banyak kebaikan dari hal yg kita benci itu..

    benar sekali, tidak ada yg sempurna,
    termasuk pasangan kita, apalagi diri kita,
    jadi pasang kriteria jangan tinggi2 deh buat yg belum nikah,
    hehehe…🙂

     
    • dwiewulan

      17 Maret 2010 at 7:51 AM

      yups… setujuuu bgt..🙂

       
  3. jalandakwahbersama

    13 Maret 2010 at 3:23 AM

    Assalamu’alaikum, maaf, saya agak lama aru kunjungan balik krn sedang ada kesibukan, blognya Mbak bagus, salam silaturahim.. (Dewi Yana)

     
    • dwiewulan

      17 Maret 2010 at 7:49 AM

      wa’alaikum salam, terimakasih mbak dah mau nenggokin.. masih prematur niih.. hehe…
      salam silaturahim jg…(wulan)

       
  4. sedjatee

    17 Maret 2010 at 7:30 AM

    hemmm… lagi romantis nih, kayaknya..
    salam sukses..

    sedj

     
    • dwiewulan

      17 Maret 2010 at 8:35 AM

      masak sih..?? hehehe

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: