RSS

Menyoal… Puber Kedua

31 Mar

“ Pak kayaknya aku lagi puber kedua deh’!

Kalimat itu meluncur  begitu saja dari mulutku , ketika kami sedang ngobrol santai berdua

” Kok bisa? ” , jawabnya sembari senyum senyum.

Sepertinya beliau sedang berusaha mencerna ucapanku.

Hii.. reaksi yang sudah kuduga!

” Trus… ?  “ tambahnya…

Ku diskripsikan   apa yang  kualami… :p

ehmm… sepertinya tidak ada yang membuatnya kawatir dengan uraianku… :)

Tentu akan timbul pertanyaan, kenapa aku bisa punya pikiran seperti itu kan ???

Sungguh, awalnya hanya karena beberapa waktu yang lalu dapet sms dari seorang teman sekolah dulu,

“ Jeng, tolong tanyakan dong temen cowok kita yang pernah komen di wall FB mu itu masih lajang apa dah punya istri?”

Kenapa? Tanyaku balik…

“ Ada salah satu temen kita naksir dia , kali aja ada peluang….”

“ oo gitu toh”

Waduuh… gimana cara ya? Secara aku ndak gitu akrab, masak ya langsung tembak???

Karena yang tanya temen deket , tergeraklah diriku tuk cari info . Dan ketemu lah sumber dan ternyata sangat akurat sampai lumayan detail karena ada bonus gosipnya… duh duh…alih- alih,.. kata maklum yang cocok untuk situasi ini adalah menyimpulkannya sebagai puber kedua saja … hehe

Maksudnya biar ndak perlu kepanjangan dibahas, nanti malah jadi refot… , biarlah dengan gossip itu, yang penting dah dapat info kalo sudah ada yang punya… hehe

Tugas selesai… yups …case close… :)

Tapi tidak untukku…penasaran tetap…kenapa…??… bukan gosipnya loh !!!

Mengapa orang selalu beranggapan kalau PUBER Kedua identik dengan SELINGKUH ??


Tapi ketika mencoba mencerna kasus tadi , rasanya gak gitu deh, pasti ada penjelasan yang rasional dan masuk akal …

Apalagi , setelah aku sedikit membahas masalah ini dengan salah seorang teman sharing yang kebetulan cowok… iih..reaksinya itu loh… menurutku agak berlebih…

Ketika kukatakan bahwa bisa jadi dia lagi kena syndrome puber kedua ini… iseng sebenernya..xixixi…

Tapi jawabnya sedikit sewot dueh….

“ Kalo aku sih absolutely gak mungkin, kamu kaliii!!! Gitu katanya … jiaaahhhh!!!

“ Ho ho ho… masa sihhh….la kok seperti takut ketahuan… hehehe… becanda duehh…”

Padahal indikasi dan gejalanya tampak jelas… hayuuuk… ngaku duehhh…

Tak apalah… tapi asal tau ajah, menyangkal adalah solusi buruk… piss ya pren….!!!

Tetap ada manfaat dari tiap percakapan bukan?

Kalimatnya yang terakhir cukup memicuku untuk berfikir, bisa jadi diriku memang iya kena syndrome itu…

Dan pasti ada jawaban bahwa Puber kedua bukanlah sesuatu hal yang selalu BURUK …

Browsing adalah cari yang paling cepat , ada beberapa artikel yang menarik perhatianku…

Tapi gak mungkin lah kalo kita terima mentah mentah, jangan 2 itu hanya teori bukan… tapi sempat ketemu juga kalimat yang cukup menarik !!!

Solusi mengatasi Puber kedua adalah cari tau apa itu Puber kedua dan lewati masa itu dengan menyenangkan !!

Lah aku lagi nyari niih… brarti… tinggal melewati masa itu dengan hepi dong… hehehe..

Loh emang bener ya aku ni lagi Puber… halahhh…. gubrakkk!!!

Bukan itu poinnya ahhh, …

Rasanya belum sreg kalo sedikit pemahaman ini tanpa dibarengi melihat kenyataan yang ada. Dan terinspirasilah daku untuk terus mengamati orang orang di sekeliling. Paling asyik mengamati temen-temen seusiaku, secara kan emang pas memasuki rentang usia yang diindikasikan terjangkit puber kedua ini… hahahaha…penyakit kale!!!

Dan rasanya nemu kata kuncinya nih yaitu pahami diri , akui dan berbagi …

Kenapa?.. hmmm muhasabah emang selalu merupakan hal yang sangat penting ya…… berbagi? Tentunya sharing lah dengan pasangan masing masing…

Yachh….

Fase ini pasti akan dialami oleh semua orang di rentang usia 30 s.d 40.. walau kadang terjadi pergeseran usia sih, karena ada yang bilang sampai 45. Sebenernya ini semacam syndrome memasuki usia paruh baya, dari dewasa menuju tua.

Pemicunya bisa macam macam, yang paling menonjol kayaknya factor kebosanan dan eksistensi.

Kok bisa…???

Bosan, jenuh dari kehidupan yang monoton dan “ gitu gitu aja” , bisa jadi membuat seseorang memiliki kesempatan untuk mengekspresikan diri .Kemudian berprilaku seperti waktu muda dulu, tujuannya? Selingkuh??? Bukan lah!!! Itu hanya efek bagi orang yang keblinger ajah…:p

Motivasi nya sebenernya hanya ingin keluar dari lingkungan yang menjemukan dengan berekspresi seperti waktu muda dulu, karena dibumbui soal eksistensi ya terkadang membuat cara mengekspresikannya cukup menarik perhatian orang luar.

Yups… terkadang sebenernya hanya butuh jawaban saja… misalnya,

Kira2 gue masih laku gak ya kayak dulu??? :D

Tapi benarkah ini akan berlaku ke semua orang??? Kurasa iya sih…

Tapi kok ada yang kelihatannya ndak pernah mengalaminya? Ini masalah output tiap orang kan beda beda, belum lagi kesempatan seseorang untuk berekspresi kan berbeda juga plus karakter tentu saja sangat berpengaruh dalam situasi seperti ini kan?

Dan menurutku orang yang memasuki usia puber kedua , ketika tidak biasanya dia memiliki semangat tinggi seperti waktu muda dulu , bisa dalam berkarya maupun bersikap. Menjadi lebih optimis , kreatif dan memandang masa depan lebih dari biasanya , bisa menjadi indikasi seseorang memasuki fase ini. Ini juga tergantung motivasi dan berada dilingkungan seperti sih. Karena justru ada banyak orang yang bersikap sebaliknya dalam memasuki fase ini.

Jadi tampak tidaknya sepertinya tergantung kemauan untuk mengekspresikan, dan itu butuh motivasi dan pemicu…

Jika seseorang sewaktu masa muda dulu sudah terpuaskan dalam kehidupan sosialnya , bisa jadi tidak akan tampak mengalami fase ini. Pengecualian buat orang orang yang “ special kasus lah ya”… ini kan bahasan “ pada umumnya”…. hehehe

Nah kalo kehidupannya belum terpuaskan di waktu muda, bisa jadi cocok dengan kalimat Mario Teguh minggu lalu di salah satu Sta TV , ketika membahas tentang cinta monyet…:

“ Banyak orang yang dimasa jayanya mempertaruhkan hargadiri dan martabatnya hanya karena ingin menyelesaikan gejolak romantika waktu mudanya yang tertunda alias belum kelar”

Berarti kalo masih punya CLBK ( cerita lama belum kelar )… siapapun punya peluang untuk mengalaminya kan?? … Cerita loh ya… !!! hehe

Norma , moral dan keimanan seseorang yang akan membedakan hasil akhirnya bukan ?

Bagaimana dengan PUBER KEDUA WANITA??

Memang wanita puber juga? Ya iyalah… 

Wanita pekerja dengan Ibu rumah tangga tentu beda kasusnya,

“ Peluang” lebih besar wanita pekerja, tapiiiii…. yang lebih banyak terkena syndrome ini bisa jadi malah ibu rumah tangga loh… kok bisa???

Kembali lagi menyoal berekspresi… banyak kesempatan untuk ini pasti wanita pekerja kan???

Wanita juga mengalami fase puber kedua tapi seringnya tidak tampak atau tidak terekspose untuk bisa mengekspresikan diri…

Bisa jadi karena sudah direpotkan dengan pubernya sang suami yang datangnya bersamaan atau kesibukan mengurusi anak anaknya yang sedang mengalami fase puber juga… oooh ibu… hiks

Nah ada kasus tertentu , terkadang banyak perempuan mengalami fase ini sangat tampak… Dan andaikan sang suami bisa mengimbangi gejolak itu… pasti tidak akan timbul masalah bukan …?

Memangnya apa sih yang dibutuhkan istri jika mengalami fase puber kedua ini??

Ternyata hanya kebutuhan interaksi dalam bentuk romantisme untuk mengembalikan eksistensinya didalam rumah. Suami yang sibuk dan anak anak yang sudah memiliki kesibukan masing masing bisa jadi sebagai pemicu. Sehingga si wanita merasa tak dibutuhkan dirumah. Diakui atau tidak perubahan factor ekonomi dan sosial sangat berperan disini .

Perlakuan manis, kenyamanan dan keamanan emotional adalah hal yang dibutuhkan seorang wanita. Dengan ini fase puber menjadi hal yang menyenangkan tanpa gejolak… jelas tugas suami adalah harus menyediakan waktu khusus.

Selain itu Instropeksi dua belah pihak penting dilakukan sehingga rasa hormat, kasih sayang,penghargaan,romantisme dalam kehidupan perkawinan selama ini akan tetap terjaga

Atas dasar hasil introspeksi ini bisa didiskusikan untuk melakukan kesepakatan kesepakatan perbaikan diri agar jalinan rumah tangga tetap utuh dan penuh kasih.

Mudah bukan???

Oohh indahnya……

Nemu rangkaian kata dalam doa yang rasanya cocok buat situasi ini deh,

Ya…Tuhanku yang Maha Agung dan Mulia…..

Sekiranya dia tergoda dengan keindahan duniaMu

Limpahkanlah aku kesabaran untuk terus membimbingnya

Sekiranya dia tunduk terhadap nafsu yang melalaikan

Kurniakanlah aku kekuatanMu untuk aku memperbetulkan keadaannya

Sekiranya dia menyintai kesesatan

Kau pandulah aku untuk menarik dirinya keluar dari kelenaannya

Sekiranya dia adalah pasangan (jodoh) yang dirahmati olehMu

Berilah aku kesabaran dan petunjukMu untuk menghadapi segala perbuatannya.

Katanya siiih….

Semua orang akan mengalami tahap ini, namun pastinya akan berbeda situasi dan kondisi,

Sepertinya yang harus dilakukan adalah :

” bijak dalam menghadapi dan menyikapi .. baik jika terjadi pada diri kita maupun pasangan…. Ho ho …”

Sempet nemu artikel yang memberikan solusi untuk mempertahankan rumah tangga jika terjadi gejolak Puber kedua ini : seperti bergaya hidup sehat, hindari stress, bertamasya berdua tanpa anak, kejutan kejutan menyenangkan untuk pasangan, membuka album kenangan lama, dll

Kalo saran dariku…. Simple… !

Selalu membangun komunikasi sebaik dan seterbuka mungkin dengan pasangan…. Hmmm

Silahkan mencoba!!!!!…

” Jadi gimana kalo aku puber kedua beneran?, lanjutannya tadi nii..:p

” Kudukunglah…!!! Lakukan yang menurutmu nyaman dan terbaik … silahkan kamu eksplore hasrat yang dulu sempat tertunda disaat muda … yang penting positif menurutmu… dan aku percaya….!  Halaaah… jawabannya ituloh … gubrakkkk…. tx dear..!

Ini buahnya komunikasi terbuka…. Hehehe…

Dikasih kepercayaan itu mahal harganya kan…  ? bagaimana kita pandai menjaganya atau tidak.

Tapi bisa jadi ..kalimat seperti itu yang dibutuhkan. Ini jika memang benar sedang dilanda puber kedua… hufft tetep belum yakin iya apa gak sih?? xixixi

” Emang sedang ngrasa apa sih bu… kok bangga bener puber kedua???.. :D

Ada deh… nanti di next tulisanku ..bakal dikupas tuntas tass tass ….. hehehe

Yang pasti.. menumbuhkan kepercayaan diri, menambah motivasi dan membangkitkan semangat hidup yang dulu kita miliki di waktu muda… bukankah itu bagian dari solusi untuk melewati fase ini???

Selalu ada hal positif dalam setiap peristiwa dan kejadian bukan???

Yuuuk kita ambil hikmah didalamnya…

Maka kita akan semakin arif dalam menjalani kehidupan ini , InsyaAllah….

Dari berbagai sumber plus mengamati, menyikapi , memaknai dan memahami…..

Note :

ngutip artikel ini dari ruanghati.com

Ini survey buat khusus pria ,  tapi secara diriku 39 th juga… hehehe

“ Ternyata, ketika usia pria diakhiri angka 9, seperti 29, 39, 49, atau 59 tahun dan seterusnya, emosi mereka labil. Hal ini dikarenakan mereka akan memasuki fase usia yang lebih matang atau dengan kata lain tua. Kondisi tersebut, menurut situs IllicitEncounters.co.uk, membuat pria merasa cemas dan tidak percaya diri. Apalagi jika mereka belum mencapai target hidup mereka, misalnya dalam hal karier atau materi.

Maka itu, kecenderungan mereka berselingkuh adalah dengan alasan untuk mendongkrak rasa percaya diri. Jadi, bagi Anda yang punya pasangan memasuki usia kepala 3, 4, atau 5, berhati-hatilah. Cobalah untuk mengajak pasangan mengalihkan rasa mindernya ke hal-hal lain yang lebih positif. Khusus untuk Anda yang punya pasangan berusia 39 tahun, waspadalah…sebab, menurut data IllicitEncounters.co.uk, usia yang paling banyak melakukan perselingkuhan adalah 39 tahun. Tapi tak perlu khawatir dulu, itu kan survei di luar negeri, bukan di Indonesia. ;)

 
21 Komentar

Ditulis oleh pada 31 Maret 2011 in KENALI DIRI

 

Tag: , , ,

21 responses to “Menyoal… Puber Kedua

  1. Ayahnya Ranggasetya

    2 April 2011 at 9:47 AM

    Panjang banget artikelnya, Bu…
    dapat pencerahan… selama ini aku malah mengkonotasikan puber kedua dengan selingkuh. ah, tapi benarkah semua orang akan mengalami puber kedua?

     
    • dwiewulan

      28 April 2011 at 4:27 AM

      iya ya… kali krn hebohnya yg ada di kepala ini..hehehe
      kayaknya sih gejolak pasti ada.. tinggal ekspresi dan aplikasi tiap orang berbeda 2 …
      terimakasih apresiasinya..

       
  2. Lucky Husband

    30 April 2011 at 7:35 AM

    nice writing !!! so cool, smooth & lightly but meaningfull…
    thx dear for sharing & through your “second Puber” with me ….
    may Allah always guards you whenever & wherever…amin
    love you much and always…

     
  3. netty

    14 Mei 2011 at 6:12 AM

    iya kayaknya baru ngrasain juga…soalnya kesengsem sama orang yg ngomongnya wise banget…padahal secara fisik gak suka…kadang suka nyaman aja ngobrol…puberkah ?

     
    • dwiewulan

      10 Juni 2011 at 1:00 PM

      sometime kita mengharapkan suami memiliki banyak peran dan karakter yg kita maui… seandainya tidak ada…dan kita menemukan diluar sana..memang seperti mendapat siraman yg menyejukkan hati… aku sedang gitu jg jeng… tp ya tadi itu aku pasti bilang d minta izin suami boleh ndak komunikasi dengan temen pria yg nyambung tadi. Gak tau ya dikasih izin tuh… setidaknya menjaga hati kita jg… kapan ya kita curhat..hehe

       
  4. usi

    28 Desember 2011 at 4:37 AM

    wah… begitu ya? berarti saya harus siap juga dalam menghadapi fase puber kedua saya ya….. hehehe. terima kasih ya atas infonya.

     
    • dwiewulan

      1 Januari 2012 at 8:01 AM

      iya tuh mba… sebenernya masih banyak pengalaman soal itu ketika saya mengamati sahabat2 saya yang tentunya sama sedang masuk di fase itu…
      seru dan lucu masih2 pengalamannya…. walau ada yang sedih bahkan memprihatinkan… tp itulah hidup…
      mustinya ku tulis lagi…
      tapi masih ngadat nih..jari2nya..walo ide bertumpuk2…:)
      salam kenal mba ..:)

       
  5. enykusum

    19 Januari 2012 at 10:22 AM

    aku…wkkkk puber bangets…. piye ki mbakyu………..
    tapi aku nggak serius ko, …lagian siapa yg suka sama mbokde2….wkkkkk becanda doang… kadang ngilangin jenuh dikantor …CAPER…aja wkkkkk …habis misoane udah suibukk dewe
    ada gebetan …beda planet, nggak nyata alias maya…cuma suka ngobrol doang…(ngga papa ya???.) ……cuma pengen ngobrol aja dan merasakan sensasinya …hahahaha
    seperti yg kita bahas mbakyu, dengan siapa nggak penting…..yg penting ada temen ngobrol
    aja………

     
    • dwiewulan

      3 April 2012 at 5:17 AM

      ada fasenya… nanti pada saatnya akan berakhir..
      yg harus diingat adalah ..akhiri dengan progress yg positif.. bukan penyesalan… ehmmm

       
  6. ky

    6 Juni 2012 at 9:11 AM

    tante trus gimana .. cara anak menghadapi orang yang puber ke dua .??
    plis ya tante tolong jawabannya..

     
    • wulan

      2 Desember 2012 at 4:03 PM

      tergantung kasus juga say… ambil sisi positif…
      ketika sy mengalami anak pertamaku sdh menjelang abg… justru saya menjadi mudah menyelami dunianya.. ikut2an menyukai apa yg dia suka… kita jadi teman…

      krn disadari atau tdk memang ekspresi usia puber2 itu ekspresinya hampir sama dengan anak abg
      jadi ketika lihat mama nya tampak dandan genit misalnya..pujilah kecantikannya…
      krn itulah yg beliau butuhkan… kasih tau ke papa utk melakukan hal yang sama :
      perhatian dan dianggap kehadirannya….
      jangan sampai kita tetap cuek.. nanti beliau berharap pujian dr org lain… hmmm efeknya negatif deh…

      kalo mau sharing boleh kontak langsung via email atau bbm :) ya ditunggu

       
  7. restu afrista

    27 Juli 2012 at 5:01 AM

    trs gmna klo sudh terjadi,, dan selingkuh sana sini cara menanggulangi nya gmna

     
    • wulan

      2 Desember 2012 at 4:04 PM

      kalau terjadi perselingkuhan
      itu sdh bicara karakter, keimaman dan kedewasaan seseorang
      kita doakan semoga cepat bertobat seblum menerima azab yg berat.. wallahu;alam

       
  8. lulu

    2 November 2012 at 8:34 AM

    kayaknya saya kena puber kedua, astaghfirullah, susah banget perjuangan untuk menghilangkannya, apalagi saya bekerja, saya berusaha berjuang, banyak baca, banyak mengisi diri, dengan kegiatan pikiran positif. Tapi saya yakin sih, Insha Allah gag akan selingkuh, tapi rasanya benar-benar seperti jatuh cinta pada saat pertama kali, sensasinya lebih luar biasa, Kadang saya suka sedih dan bingung, pengen cerita sama suami, takut suami marah, dan malah menjauhi saya, sumpah gag ada niat selingkuh, 100%

     
    • wulan

      2 Desember 2012 at 4:11 PM

      jaga rambu rambu mba… jangan pernah lupa ingat sang Pencipta… krn hanya dengan mengingatNYa hati kita terkontrol.
      fase ini sulit memang dilalui…berat untuk wanita… krn terkesan kl pria selingkuh dah biasa..kl wanita kan jadi luar biasa…
      percaya deh mba… gejolak itu bisa diarahkan ke suami… berusaha lbh dekat dengan bliau.. munculkan romantisme yg sudah hilang..kejenuhan dll…
      krn kemunculannya sangat besar disebabkan dari situ…
      butuh refresh hubungan .. mengingat yg indah2 di tahun2 awal pernikahan jg salah satu solusi..
      buat saya yg paling manjur tetap lah komunikasi..monggo.. :) ayukk kl mau sharing lbh intens… bisa email or bbm :)

      jangan sampai ketika fase ini sdh lewat..hanya malu yg kita dapat .. masyaAllah

       
  9. irawan

    8 November 2012 at 1:55 AM

    yahh…andai postingan ini telah kubaca lebih dari setahun ygll…tentu akan ku lewati dg penuh kewaspadaan…tapi sdh jadi bubur…semua telah terlewati dg hasil yg sampai saat ini….di dlm hati yg terdalam…msh tersangkut…sedih…benci…marah…bahkan rayuan2 dari musuh kita yg nyata (baca:syaithon), amat sangat menggoda…bahkan ketika kita sdg bersendacerita dg Rabb kita….innalilillahi…duhai istri ku…semua ini karena salahku…yg begitu saja percaya akan dirimu dan aktivitas mu di luar sana….sekali lagi maaf kan aku suamimu…yg sampai saat ini msh belum tuntas…utk tidak benci…sedih…marah…yg hanya aku pendam saja tampa ingin kau ketahui…demi menjaga rumah tangga kita…hanya doa ku panjatkan agar perjodohan kita senantiasa mendapat lindungan dan keridhaan-Nya..

    september 2012 ygll…istriku genap 40…

     
    • wulan

      2 Desember 2012 at 3:54 PM

      subhanallah …tidak mudah berjuang menuju keikhlasan tingkat tinggi… luka memang sulit di hapuskan… setidaknya berusaha utk ditutupi…
      semoga diberi kemudahan utk melewati masa masa selanjutnya… aamiin

       
  10. Bunda cahya

    15 Januari 2013 at 3:23 AM

    Hem…puber ke-2, yach bunda kemaren mengalaminya yang mana suamiku berumur 42 thn, tadinya saya gk percaya tapi setelah suami berubah yg mana tadinya gk mau dandan seketika mengubah penampilan serta rajin ke salon untk cuci muka dan spa tak ubahnya seperti ABG,yg bikin kaget hand phone gk pernah lepas dari genggaman tangan,ada sesuatu nich…pikirku dalam hati hehehe,dgn berbagai cara bunda menyelidiki achirnya membuahkan hasil.yupz ….ternyata suami mulai tertarik dgn WIL,tapi alhamdulilah semua bisa bunda lewati ,BUNDA percaya puber ke 2 di identik dgn perselingkuhan.

     
    • dwiewulan

      25 Januari 2013 at 12:08 AM

      Suami mb seumuran saya .. “̮ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ”̮ “̮ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ”̮ ..:D
      Perselingkuhan :Saya rasa itu refleksi dr gejolak yg muncul. Keingin mungkin pada banyak orang muncul. Tinggal aplikasinya saja. Benteng Iman nya kuat atau tdk.

      Semoga keluarga mba sll dlm perlindunganNya aamiin

       
  11. RITA DEWIYANI

    21 Februari 2013 at 3:54 AM

    duh, mba dwi aku lg ngalami juga……ga bosen2 aku buka posting ini.berawal dari mantan pacar telp.aku kok aku jadi keterusan sms dia,padahal baru satu minggu kok rasanya mengganggu begini ya.tadi pagi aku buang semua sms sama nomornya sekalian tapi kok rasanya ada yang sakit yah…..kira2 berapa lama syndrome ini berlangsung?aku ngerasa salah sm suami,walaupun sempet ada penyegaran dlm hubungan kami dlm satu minggu ini.aku ingin berhenti tanpa merasa sakit seperti ini.tolongin aku ya mba………

     
    • dwiewulan

      15 April 2013 at 6:56 AM

      dari sisi wanita memang lebih susah menghentikan ketika sudah masuk … semoga tdk sampai termehek2 ya…
      semua itu hanya sesaat mba… semoga dimudahkan untuk melepaskan ya :)

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 289 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: